Pesan Rasulullah Untuk Muslimah
Perempuan, Muslimah atau biasa disebut
kaum Hawa. Begitu istimewa hingga menjadi nama dalam salah satu surat di
Al-Quranul Kariim. Begitu banyak kelebihan juga kekurangan, perempuan
yang juga disebut-sebut sebagai ahli neraka paling banyak. Na’udzubillah.
Dalam hadits diatas menyoroti kelemahan
alamiah perempuan. Dalam dirinya ada kebengkokan naluriah yang tidak
bisa diluruskan oleh siapapun. Namun demikian tuntutan kebijaksanaan
Allah Swt., sebagaimana termasuk kebijaksanaanNya. Dia menjadikan
laki-laki memiliki kemampuan untuk memelihara hal ini dengan membawanya
pada pergaulan yang baik.
Imam Al-ghazali seperti dikutip dalam
Al-lu’lu’ wal marjan karya Muhammad Fu’ad ‘Abdul Baqi, berkata, “Salah
satu kewajiban suami terhadap istri adalah meperlakukannya dengan baik.
Perlakuan baik kepadanya bukan hanya tidak menyakitinya, melainkan juga
bersabar atas perilaku buruk, kelambanan, dan kemarahannya untuk
meneladani Rasulullah Saw. Ketahuilah bahwa ada istri beliau yang
mengejek beliau dengan mengulang perkataanya dan ada pula yang tidak
memperdulikan beliau hingga malam. Lebih dari itu, laki-laki dapat lebih
bersabar atas perilaku buruk istri dengan humor yang bisa menyenangkan
hati.”
Berikut ini ada sepuluh wasiat Rasulullah
saw. kepada putrinya Fatimah Az-Zahra. Wasiat ini merupakan mutiara
termahal nilainya, khususnya bagi setiap istri yang mendambakan
kesalehan. Wasiat tersebut adalah:
1. Wahai Fatimah! Sesungguhnya wanita
yang membuat tepung untuk suami dan anak-anaknya, kelak Allah akan
tetapkan baginya kebaikan dari setiap biji gandum yang diaduknya, dan
juga Allah akan melebur kejelekan serta meningkatkan derajatnya.
2. Wahai Fatimah! Sesungguhnya wanita
yang berkeringat ketika menumbuk tepung untuk suami dan anak-anaknya,
niscaya Allah akan menjadikan antara neraka dan dirinya tujuh tabir
pemisah.
3. Wahai Fatimah! Sesungguhnya wanita
yang meminyaki rambut anak-anaknya lalu menyisirnya dan kemudian mencuci
pakaiannya, maka Allah akan tetapkan pahala baginya seperti pahala
memberi makan seribu orang yang kelaparan dan memberi pakaian seribu
orang yang telanjang.
4. Wahai Fatimah! Sesungguhnya wanita
yang membantu kebutuhan tetangga-tetangganya, maka Allah akan
membantunya untuk dapat meminum telaga kautsar pada hari kiamat nanti.
5. Wahai Fatimah! Yang lebih utama dari
seluruh keutamaan di atas adalah keridhaan suami terhadap istri.
Andaikata suamimu tidak ridha kepadamu, maka aku tidak akan mendoakanmu.
Ketahuilah Fatimah, kemarahan suami adalah kemurkaan Allah.
6. Wahai Fatimah! Disaat seorang wanita
mengandung, maka malaikat memohonkan ampunan baginya, dan Allah tetapkan
baginya setiap hari seribu kebaikan, serta melebur seribu kejelekan.
Ketika seorang wanita merasa sakit akan
melahirkan, maka Allah tetapkan pahala baginya sama dengan pahala para
pejuang Allah. Disaat seorang wanita melahirkan kandungannya, maka
bersihlah dosa-dosanya seperti ketika dia dilahirkan dari kandungan
ibunya. Disaat seorang wanita meninggal karena melahirkan, maka dia
tidak akan membawa dosa sedikit pun, didalam kubur akan mendapat taman
yang indah yang merupakan bagian dari taman surga. Allah memberikan
padanya pahala yang sama dengan pahala seribu orang yang melaksanakan
ibadah haji dan umrah, dan seribu malaikat memohonkan ampunan baginya
hingga hari kiamat.
7. Wahai Fatimah! Disaat seorang istri
melayani suaminya selama sehari semalam, dengan rasa senang dan ikhlas,
maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya serta memakaikan pakaian padanya
di hari kiamat berupa pakaian yang serba hijau. Dan menetapkan baginya
setiap rambut pada tubuhnya seribu kebaikan. Allah pun akan memberikan
kepadanya pahala seratus kali ibadah haji dan umrah.
8. Wahai Fatimah! Disaat seorang istri tersenyum dihadapan suaminya, maka Allah akan memandangnya dengan pandangan penuh kasih.
9. Wahai Fatimah! Disaat seorang istri
membentangkan alas tidur untuk suaminya dengan rasa senang hati, maka
para malaikat yang memanggil dari langit menyeru wanita itu agar
menyaksikan pahala amalnya, dan Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah
lalu dan yang akan datang.
10. Wahai Fatimah! Disaat seorang wanita
meminyaki kepala suami dan menyisirnya, meminyaki jenggotnya dan
memotong kumisnya serta kuku-kukunya. Maka Allah akan memberi minuman
yang dikemas indah kepadanya, yang didatangkan dari sungai-sungai surga.
Allah pun akan mempermudah sakaratul maut baginya, serta menjadikan
kuburnya bagian dari taman surga. Allah pun menetapkan baginya bebas
dari siksa neraka serta dapat melintasi shirathal mustaqim dengan
selamat.
Subhanalloh, betapa bersyukurnya
kita menjadi seorang perempuan. Diberikan berbagai kelebihan dan
keistimewaan juga kemudahan memasuki surga. Semoga kita termasuk ke
dalam golongan ahli surga dan menjadi bidadari yang dinantikan surga. Wallohu A’lam bishshowwaab. [hf/islampos/wanita sholehah]
3 komentar:
Subhanallah... berbagialah Untukmu Wahai Muslimah yg Shaleha... Barakallah postingan yg mencerahkan.
patut di renungkan
sungguh bhagianya mendapatkan isteri yg shalehah...
Posting Komentar